Destructive Habits
Destructive Habits. (wenphoto.com)

Kita semua tentu pernah berbuat kesalahan, entah itu kepada orang lain ataupun terhadap diri kita sendiri.

Karena manusia tidak diciptakan dengan kesempurnaan, pastinya kita memiliki sisi negatif-positif di setiap individu masing-masing. Perilaku baik dan buruk inilah yang ada dalam setiap diri manusia, merayapi setiap bagian kehidupan dalam diri kita.

Sebelum membahasnya, ada yang harus kamu ketahui terlebih dahulu nih, bahwa setiap perilaku-perilaku baik ataupun buruk terbentuk dari sebuah kebiasaan. Hasil output dari kebiasaan inilah yang akan mencerminkan akhlak seseorang tersebut.

Kesadaran tinggi terhadap salah satu ataupun semua kebiasaan ini, dapat meningkatkan kualitas hidup kita, dan setiap individu disekitar kita. Inilah  13 list kebiasaan buruk dan bagaimana cara merubahnya. Here we go…

 

#1 – Tinggal Diantara Ruang Lingkup Orang-Orang yang Berfikiran dan Berperilaku Negatif

Negative Thingking
Negative Thingking. (yourmotivationguru.com)

Seorang pengusaha, penulis, dan motivator international Jim Rohn menyatakan, “perilaku kamu sangat berbanding lurus, dengan 5 orang yang paling sering menghabiskan waktu bersamamu”.

Batasi waktumu bersama mereka yang berusaha mempengaruhi kamu dengan hal-hal negatif. Serta merubah hal negatif  tadi menjadi sesuatu yang positif, supaya bisa mempengaruhi kehidupanmu menjadi lebih baik daripada memperburuk untuk kedepannya.

 

#2 – Hidup Dalam Kenangan Masa Lalu

Living in the past
Living in the past. (deviantart.net)
Wisata Bogor
Wisata Bogor
Wisata Bogor

Setiap orang pasti memiliki sesuatu hal yang telah terjadi masa lalu, dan berharap mereka dapat merubah apa yang telah terjadi. Sayangnya, hal itu telah terjadi dan tidak ada satupun yang bisa kamu lakukan.

Pilihannya, hanya tinggal kamu menderita dengan tidak menerimanya, dan hidup bahagia dengan menerima hal tersebut, serta belajar dari kesalahan supaya menjadi lebih baik kedepannya.

Bukannya malah bertanya-tanya akan hal yang terjadi apabila saya tidak melakukannya. Tetapi tanyakanlah kepada diri kamu sendiri, apa yang bisa aku pelajari dari pengalaman ini, dan apa yang akan berguna di masa depan nantinya.

 

#3 – Tidak Menerima Kenyataan Saat ini dan Mengkhawatirkan Masa Depan

Worrying 'bout The future
Worrying ’bout The future. (notsoskinnydreams.com)

Lari untuk melupakan masalah dan kesalahan-kesalahan kamu, adalah salah satu cara terburuk untuk menghabiskan sisa waktu kehidupanmu.

Glen Turner mengatakan, “mengkhawatirkan sesuatu itu layaknya duduk diatas sebuah kursi goyang, menggerakkan kamu untuk melakukan sesuatu, tapi kenyataannya kamu tidak bergerak sama sekali”.

Berhentilah berfikir tentang kesalahan apa yang kamu lakukan hari ini, tetapi perhatikanlah tentang pencapaian apa saja yang telah kamu lakukan dalam hidupmu, maka ketika kamu melakukan hal tersebut, setiap sesuatunya akan berjalan seperti apa yang seharusnya.

 

#4 – Takut Membuat Kesalahan ataupun Kegagalan

Being scared to fail or make mistakes
Being scared to fail or make mistakes. (posted.media)

Hanya individu-individu dengan kesalahan terbesarlah yang akan menjadi orang-orang terbaik sepanjang sejarah.

Layaknya Thomas Edison, Abraham Lincoln, dan Albert Enstein. Setiap orang-orang hebat pun memiliki kesalahan mereka masing-masing. Tetapi dengan begitu,mereka malah mendapatkan kesempatan untuk memeperbaiki diri menjadi lebih baik.

Setiap kesulitan dan halangan yang kamu lalui, jangan sekali-kali kamu berfikir itu tidak akan membuahkan hasil, hanya dengan mengingat dan mempelajari hal penting dari setiap rintangan yang kamu lewati, tentunya akan merubah hal tersebut menjadi suatu kesuksesan manis.

 

#5 – Berfikir Bahwa Kebahagiaan akan Didapatkan Dengan Hal Materi

Thinking that happiness has anything to do with material things
Thinking that happiness has anything to do with material things. (ausbildung.de)

Mayoritas orang percaya, bahwa kebahagiaan akan didapatkan dengan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Nyatanya, kebahagiaan sejati tidak dapat dibeli dengan apapun.

Tapi, kamu sadar gak? Kamu tuh bisa bahagia hanya dengan merubah pola pikir dan perilaku kamu, karena bahagia adalah suatu pilihan dan bukannya suatu jalan takdir.

 

#6 – Terlalu Banyak Mengeluh

Too much complaining
Too much complaining. (dadesshield.grupnaciodigital.com)

Berbicara seberapa buruk tentang sesuatu, tidak akan merubah hal tersebut menjadi lebih baik bagi siapapun.

Tidak masalah apabila kamu mengeluh terhadap suatu masalah, tapi akan lebih baik ketika kamu mengerahkan segala energi dan kemampuan kamu, untuk mencari solusinya daripada mengeluhkannya.

Tanyakanlah pada dirimu sendiri, “apa yang bisa aku lakukan untuk merubahnya?” atau “apa yang bisa aku pelajari dari masalah ini?”

 

#7 –  Menggampangkan Sesuatu Untuk Mencari Jalan Jeluar

Taking the easy way out
Taking the easy way out. (deviantart.net)

Hidup itu tak selalu mudah, terlebih apabila dihadapkan dengan masalah-masalah yang sulit, kebanyakan orang akan memilih jalan pintas yang paling mudah untuk mencapainya.

Seiring berjalannya waktu, kita biasanya menyadari bahwa jalan yang kita pilih paling mudah, adalah suatu pilihan yang salah.

Ketika kita dihadapkan dengan dua pilihan sulit, tanyakanlah kepada diri kamu, kira-kira, mana yang akan memberikan kebahagiaan jangka panjang, dan bukan diukur dengan tingkat rasa sakit lebih rendah yang akan diterima.

 

#8 – Terlalu Fokus atas Hal-hal yang Tidak Kamu Miliki

Focusing on what you don’t have
Focusing on what you don’t have. (deviantart.net)

Cara termudah untuk menjatuhkan dirimu dalam setiap situasi adalah dengan melihat semua hal yang tidak kamu miliki.

Mengatakan kepada dirimu terus-menerus bahwa kamu tidak memilikinya, tidak akan membuatnya muncul dengan ajaib, dan juga tidak membuatmu merasa lebih baik.

Tapi lihatlah terhadap apa yang sudah kamu miliki, dan bersyukur terhadap hal tersebut.

Apabila kamu menginginkan hal-hal yang tidak kamu miliki, kamu harus memfokuskan pusat perhatianmu dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkannya.

 

#9 – Membandingkan Dirimu Dengan Orang Lain

Comparing yourself with others
Comparing yourself with others. (4.bp.blogspot.com)

Ketika kamu membandingkan diri kamu terhadap orang lain, maka kamu memfokuskan konsentrasimu terhadap kualitas mereka, prestasi, ataupun mendapatkan suatu hal yang tidak kamu miliki yang ada dalam diri mereka. Hal ini kembali kepada kebiasaan buruk no.8

Berhentilah fokus akan suatu hal yang tidak kamu miliki, dan kejarlah sesuatu yang kamu inginkan. maka orang lain pun akan mengagumi setiap kelebihan yang ada didalam dirimu.

 

#10 – Menahan Rasa Sakit

Fail to Let go
Fail to Let go. (deviantart.net)

Ketika kita terus menahan rasa kebencian dan kegagalan untuk tidak memaafkannya, maka hal ini akan ikut menyeret kehidupan kita kedalam jurang penyesalan.

Inget yah, dengan memaafkan seseorang bukan berarti membenarkan apa yang orang tersebut lakukan terhadapmu. Hanya saja dengan memaafkannya, mungkin akan membuka jalan kebahagiaan yang lebih baik kedalam hidup kamu.

 

#11. Menyepelekan Hal-hal Kecil yang Mungkin Sangat Berarti Dalam Kehidupanmu

Overlooking the little things in life that really matter
Overlooking the little things in life that really matter. (deviantart.net)

Hal-hal yang terlihat kecil bagimu sekarang, mungkin suatu saat akan berubah menjadi sesuatu yang sangat mempengaruhi kehidupan kamu nantinya.

Dengan begitu, jangan pernah sekali-kali kamu menyia-nyiakan begitu saja hal-hal kecil yang mungkin sangat berharga untuk orang-orang yang kamu cintai.

 

#12 – Mencari Kesempurnan

Seeking for Perfection
Seeking for Perfection. (oliviermauchamp.com)

Dalam kejadian-kejadian sebelumnya, banyak orang yang mencari kesempurnaan hanya sebatas untuk mendapatkan kepuasan semata.  Namun, berjuang untuk mendapatkan kesempurnaan merupakan cara yang paling bagus untuk merusak kepuasan itu sendiri, dikarenakan membutuhkan kerja keras yang sempurna pula, dan kualitas yang sulit dijangkau.

Kesempurnaan ini pula yang kebanyakan orang terpaku dan terjebak didalamnya. Karena itu, kamu harus menghapus kata kesempurnaan dalam kamus hidup kamu.

Dengan cukup memperbaiki area yang kamu kurang kuasai, dan mengupas tuntas kelebihan-kelebihan yang kamu miliki, orang lain akan melupakan semua kekurangan kamu, dan melihat kamu sebagai sosok sempurna karena kelebihanmu.

 

#13 – Berharap Dunia Peduli Tentang Dirimu

Expecting the world to revolve around you
Expecting the world to revolve around you. (blog.globusjourneys.com)

Sangat mustahil bukan apabila dunia mengelilingi kita. Faktanya, kita lah yang dikelilingi oleh dunia dan alam semesta yang sangat luas.

Ketika kesadaran kita hanya terfokus pada masalah ini saja, kita pun akan terlarut-larut berangan-angan dan menghilang dihantam gelombang kehidupan.

Tidak masalah apapun yang terjadi disetiap kehidupan kamu, cukup sadari saja, bahwa di luar sana masih ada orang yang peduli untukmu, dan berjuang demi kamu.

 

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY