Apabila dilihat secara keseluruhan, sebenarnya dalam dunia seni fotografi, tidak ada aturan-aturan baku yang mengharuskan kamu untuk menyusun struktur foto secara sempurna.

Hanya saja beberapa diantaranya, terdapat petunjuk-petunjuk yang bisa mempermudah dan memperbaiki komposisi foto yang kamu tangkap.

Nah, pada tutorial kali ini, Newbiee sudah merangkum 20 teknik fotografi bersama contoh-contohnya yang akan mengubah hasil akhir foto kamu, yang awalnya hanya sekedar foto biasa, menjadi terlihat layaknya profesional.

Seperti biasa, kita mulai dari teknik yang paling dasar dulu, baru kemudian ke teknik komposisi yang paling advanced.

Pertama-tama, untuk kamu yang belum tahu apa itu komposisi dalam dunia fotografi, bisa simak dulu sejenak disini.

Nah kalau sudah tau, kamu juga bisa langsung skip aja ke pembahasan.

Komposisi, atau kalau bahasa inggris-nya biasa disebut dengan ‘composition’, yang mana kata tersebut memiliki makna, susunan beberapa elemen berbeda dari satu angel yang terdapat dalam sebuah bingkai.

Ribet yah? Yaudah, bahasa gampanganya, susunan gambar yang terbingkai dalam batasan satu ruang.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ini bukan aturan baku dalam seni fotografi loh ya, tapi hanya sekedar arahan saja.

Kalau dilihat dari kilas baliknya, dalam dunia fotografi sudah tak terhitung lagi para fotografer profesional yang menggunakan teknik ini sejak ribuan tahun yang lalu.

Dan terbukti, dengan menggunakan teknik-teknik berikut, mereka benar-benar mendapatkan berbagai komposisi-komposisi foto yang menarik.

Well, kita mulai dulu dari teknik komposisi yang paling umum, dan paling sering digunakan dalam dunia seni fotografi.

Udah siap?? let’s Rock n Roll!

#1 – Rule of Thirds

teknik rules of thirds
pexels.com

Bisa dibilang, komposisi teknik rules of thirds adalah salah satu dari sekian prinsip komposisi fotografi yang paling populer, dan paling banyak digunakan oleh mayoritas fotografer.

Aturan dari komposisi ini cukup simpel, tetapi menjadi pondasi dasar bagi keseimbangan elemen yang terdapat pada foto supaya hasil keseluruhan dari objek akan lebih enak untuk dinikmati.

Nah, pada komposisi dalam dunia fotografi, rules of thirds hanyalah satu dari sekian banyak prinsip komposisi yang diterapkan untuk mendapatkan objek yang mengagumkan.

Dan dari setiap prinsip-prinsip tersebut, juga ngga wajib dijalani kok.

Tetapi supaya lebih kreatif, biasanya orang bilang harus tahu dulu aturan dasarnya, baru bisa mendobrak dan mengkreasikannya.

Apa itu komposisi rules of thirds dalam dunia seni fotografi?

Pada teknik fotografi rules of thirds, bidang objek yang terdapat pada foto dibagi menjadi tiga bagian yang sama besar, baik secara vertikal maupun horizontal, alhasil sekarang kamu memiliki 9 frame kecil dengan ukuran yang sama.

Kalau diperhatikan, sekarang kita sudah memiliki empat titik pertemuan pada setiap garis yang bersilangan.

blogspot.com
blogspot.com

Nah, ke-4 titik pertemuan yang di tandai dengan warna merah diatas, bisa kita sebut sebagai empat titik mata pada lensa.

Yang mana teori komposisi dari rules of thirds menjelaskan bahwa, kalau sekiranya kamu menempatkan “point of interest”, alias bagian yang paling menarik dari sebuah foto pada kamera di salah satu titik tersebut.

Maka secara keseluruhan, hasil dari foto yang dihasilkan akan menjadi lebih seimbang, dan nikmat untuk dilihat.

Tapi, ngga semua ke-4 titiknya harus diisi secara bersamaan, cukup salah satu diantaranya.

Begitupula dengan elemen point of interest pada kamera, objeknya pun bisa berupa foto manusia, lingkungan disekitar kita, ataupun benda mati menarik yang kamu temui.

Dalam ilmu desain dikatakan bahwa, ketika seseorang melihat suatu objek pada sebuah gambar, maka secara natural mata orang tersebut akan tertuju pada salah satu titik yang terdapat pada gambar, dan menjadi perbandingan dengan titik tengah dari foto tersebut.

Sehingga, apabila sebuah foto disusun menggunakan teknik komposisi rules of thirds, alhasil gambar yang didapatkan akan lebih nikmat untuk dipandang karena searah dengan bagaimana cara mata kita melihatnya.

Nah, apabila dilihat dari segi sikologisnya, sebenarnya setiap dari kita memiliki kecendrungan alami, seperti keinginan untuk menempatkan objek utama di tengah dari sebuah gambar.

Tapi kalau kamu melawan keinginan tersebut, dan menggunakan teknik rules of thirds dengan menempatkannya sesuai dengan interest-nya, alhasil komposisi gambar yang didapatkan akan lebih menarik. *Percaya deh 😀

point of interest
pexels.com

Kalau kamu mengamati foto diatas, point of interest-nya terletak pada persimpangan empat titik mata, sementara ruang yang lainnya relatif kosong.

Aturan yang terdapat pada teknik rules of thirds juga mengungkapkan bahwa, nggak ada bagian dari sebuah foto yang tidak bermakna, meskipun hal itu hanya sebuah ruang kososng, ataupun background.

Karena itulah sisi artisktik dari seni fotografi. Tanpa sebuah ruang kosong, maka objek center dari suatu foto akan terlihat tidak sempurna dan terlihat tidak seimbang dari segi komposisinya.

Bagaimana cara menerapkan komposisi teknik rules of thirds ke dalam foto?

teknik rules of thirds dalam foto
500px.com

Nah, dalam mempelajari aturan-aturan komposisi rules of third, pertama-tama ada 3 hal yang harus selalu kamu ingat-ingat dan pertanyakan, sebelum kamu menekan tombol shutter release, yaitu:

  • Apa point of interest [POI] dri foto yang akan kamu ambil, dan bagian manakah yang akan menjadi objek utama yang paling menarik di dalam foto tersebut?
  • Kemudian, membagi foto tersebut ke dalam view finder ▦ menjadi beberapa persimpangan seperti gambar sebelumnya
  • Terakhir, pada titik sebelah manakah point of interest yang kamu tentukan ingin ditempatkan?

Nah, untuk kamu yang masih belum dapet feeling untuk menerapkan teknik yang satu ini.

Tenang, kamera-kamera zaman sekarang sudah hampir seluruhnya memiliki fitur rules of thirds kok, termasuk juga kemampuan untuk menampilkan garis petunjuk (grid) pada live view mode.

Sebenarnya, tujuan utamanya hanya untuk menempatkan elemen objek yang telah dipilih dari adegan frame, supaya menjadi objek utama yang akan ditangkap.

 

#2 – Menggunakan Balon Untuk Mendapatkan Foto Pop-Up Flash

teknik fotografi menggunakan flash
youtube.com

Perlengkapan fotografi dalam hal potret memotret memang sangat dibutuhkan, flash pada kamera adalah salah satunya.

Flash adalah salah satu perlengkapan utama pada kamera yang harus kamu miliki, fungsinya adalah sebagai balancer pada kamera dikala pencahayaannya sedang kurang kondusif.

Bersamaan dengan hal tersebut, untuk mendapatkan external flash pada perlengkapan fotografi professional, kira-kira kamu membutuhkan budget sampai $900, tentu bukan budget yang sedikit memang.

Nah, karena itulah banyak dari para fotografer pemula yang bertanay-tanya, apakah bisa mendapatkan foto dengan kualitas yang maksimal, namun dengan budget yang minimal, atau bahkan tanpa budget sama sekali.

Disini Newbiee akan me-riview sedikit teknik Koldunov Brothers dalam memanipulasi flash untuk mendapatkan foto yang lebih berkualitas.

Yuk langsung saja disimak aja video-nya. 😋

 

#3 – Komposisi Tengah dan Simetris

Teknik fotografi simetris
instagram.com

Sebelumnya kan kami memberikan saran supaya kamu nggak menaruh objek utama pada fotografi di tengah-tengah frame kamera. Nah, kali ini kita mau kamu ngelakuin yang sebaliknya.

Dalam dunia fotografi, diantaranya ada beberapa waktu ataupun kondisi, yang disitu ketika kamu meletakkan suatu objek di tengah-tengah frame, maka hasilnya akan luar biasa mengagumkan, yakni pada objek-objek yang simetris.

Misalnya seperti foto berikut ini, sangat tepat bagus bukan apabila menempatkan framenya secara simetris?

Fotografi simetris
instagram.com

Yup, suatu objek ataupun kejadian yang disitu terdapat sesuatu yang simetris, maka momen-nya akan sangat sempurna apabila kamu meletakkannya di bagain tengah frame kamera. Begitupun pada frame yang persegi.

Teknik refleksi fotografi
boredpanda.com

Oiyah ada lagi nih contoh foto simetris untuk komposisi fotografi, yaitu objek fotografi yang disitu terdapat skema refleksi.

Di foto ini, kita menggabungkan teknik Rule of thirds dan Simetris ke dalam suatu skema, yup seperti foto miniatur mobil tersebut.

Menempatkan objek foto pada posisi cendrung ke arah kanan dari frame, tepat dengan line Rule of Thirds, yang kemudian mengkombinasi teknik simetris menggunakan refleksi pantulan air-nya.

Saran terbaik dari kami, jangan takut-takut yah untuk mengkombinasi beberapa teknik komposisi pada satu foto. 😊

 

#4 – Menggunakan Daya Tarik Foreground dan Depth Teknik

teknik fotografi pro

teknik fotografi untuk pemula

Menambahkan beberapa latar depan (foreground) pada objek sebuah skema adalah salah satu teknik yang bagus untuk memberikan hasil foto yang mendalam.

Apabila kamu memperhatikan foto tersebut hanya dari bagian traffic-nya saja, maka objek yang kamu lihat hanya berupa 2D. Tetapi apabila kamu melihatnya secara keseluruhan, termasuk di dalamnya objek foreground yang terdapat di dalam frame, maka kamu bisa melihat foto tersebut secara 3D.

Nah, dalam fotografi traveler yang berada di kota Tokyo ini, sang traveler digambarkan disini sebagai objek foreground yang sempurna, karena posisinya sangat tepat dengan bagian background-nya.

cara menerapkan teknik fotografi

fotografi miniatur mainan

Oh iya sedikit tambahan, teknik foreground ini akan sangat bagus apabila dikombinasikan dengan lensa wide angle.

 

#5 – Frame Within the Frame

Sorry ya  guys, masih on progress.. 😋

LEAVE A REPLY