Keutamaan Al-qur'an. (source : takrim-alquran.org)

Keutamaan menghafal alquran memang sangat banyak. Disamping itu juga manfaatnya bisa langsung dirasakan didunia. Serta, juga akan mendapatkan manfaat yang jauh lebih besar di akhirat kelak.

Menghafal Al Quran adalah salah satu karunia terbesar yang Ia karuniai untuk hambanya. Karena itu, hanya orang-orang yang dipilih saja olehnya lah yang bisa melaksanakannya.

Sebagaimana disebutkan di dalam hadits.

“Sebaik-baik orang diantar kalian adalah orang yang mempelajari alq-quran dan mengajarkan nya” (HR.Bukhari)

Disebutkan dari Hadits yang lain. Dari Abi Umamah ra. Dia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

“Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguh nya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya)”. (HR.Muslim)

Siapa yang membaca Alquran, mmempelajarinya, dan mengamalkannya, maka akan dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat yang cahayanya melebihi cahaya matahari. Dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubbah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia.

Kemudian keduanya bertanya, “mengapa kami diapakaikan jubbah ini? ” Dijawab, “ Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an ” (HR.Alhakim)

Salah satu keutamaan terbesar yang bisa dirasakan di dunia dari menghafal Al Qur’an.

Al-qur’an merupakan intisari dari segala jenis ilmu yang ada di dunia

Berdasarkan pengalaman pribadi. Tidak perlu heran lagi apabila ada seseorang yang telah menyelesaikan hafalannya, bisa dikatakan jauh lebih cepat memahami dalam pelajaran apapun.

Banyak dari kita ingin memulai hafalannya, akan tetapi mereka masih bingung apa yang harus dilakukan, bagaimana metode yang cepat, benar, maupun efektif.

Di postingan kali ini saya akan menjelaskan Cara-cara menghafal yang efektif namun cukup mudah untuk dilakukan, serta bagaimana murojaah secara benar untuk menjaga Kelancaran hafalan.

Cara Efektif Dalam Menghafal

beautiful-al-quran-hd-wallpapers

Sebenarnya ada banyak sekali cara-cara menghafal, tapi disini saya hanya akan memberi 3 cara yang efektif untuk menghafal.

Cara yang pertama ialah, menghafal yang dimulai dari halaman pertama setiap juz-nya. Misal, halaman pertama dari juz 1. Kemudian hal pertama dari juz 2, dan seterusnya.

Menghafal dengan cara ini adalah cara yang paling efektif, karena otak kita akan menorganisir setiap halaman pada setiap juz-nya, serta mengelompokannya secara sistematis.

Cara ini juga bisa menghindari jarangnya tersentuh hafalan yang bagian 1/4 akhir dari setiap juz.

Biasanya, ketika permulaan mulai murojaah, kita merasa semangat pada awal saja. Namun ketika sudah sampai setengah juz, ataupun 3/4, biasa nya kita sudah mulai tidak fokus dan akhir nya malas melanjutkan memurojaahnya.

Insya Allah dengan cara ini, hafalan dan murojaah anda lebih terorganisir.

Cara kedua lebih umum dipakai mayoritas para penghafal Al Quran.

Biasanya akan dimulai dari juz-juz akhir seperti 30,29,28 dan seterus nya. Karena pada bagian juz-juz akhir potongan-potongan ayatnya lebih pendek, dan terkadang kalimat nya lebih sulit.

Maka apabila sudah terbiasa dengan bagian yang lebih sulit, tentu ketika sudah mendekati bagian pertengahan dan depan, Insya Allah akan merasa cukup mudah untuk proses menghafalnya.

Berdasarkan pengalaman saya sendiri. Akan lebih baik apabila menghafal baris pertama, kemudian dilanjutkan ke baris kedua, tetapi sebelum lanjut baris ketiga, lebih baik diulang kembali dari baris pertama. Mungkin memang terlihat cukup sulit, tapi Insya Allah hafalannya akan lebih kuat dan lancar.

Cara ketiga biasanya dipakai untuk orang-orang yang baru mulai menghafal atau disebut juga (Talaqqi). Yaknni metode menghafal dengan cara mendengarkan guru/ustaz membaca ayat sampai selesai, dan kemudian mengikutinya. Sangat disarankan untuk tidak memegang Al Qur’an, supaya tidak ada kesalahan dalam hafalannya.

Cara ini terlihat sangat sederhana dan cukup memakan waktu. Tetapi jangan salah, orang-orang yang menghafal menggunakan dengan cara ini, justru biasanya hafalan mereka akan sangat kuat apabila dibandingkan dengan orang yang menggunakan kedua cara sebelumnya.

Disamping itu, cara ini pula yang digunakan Malaikat Jibril AS ketika menyampaikan wahyu pertamanya kepada baginda kita Nabi Muhammad SAW.

Karena setiap individu sendiri berbeda. Alangkah baiknya bisa memilih sendiri mana yang cocok untuk pribadi, atau mungkin bisa menciptakan cara menghafal sendiri, dan ikut sharing disini. 🙂

Atau, bisa juga memadukan hafalanya dengan mendengarkan murotal-murotal para Reciters. Karena hafalan yang menggunakan telinga/listening Insya Allah akan lebih tahan lama.

Kalau semisal ada yang merasa kalimat di dalam Al Qur’an itu cukup sulit, mugkin bisa dikombinasikan membaca terjemahannya juga. Insya Allah akan terasa lebih mudah dalam mengahafalnya. Kenapa? Karena teman-teman bisa mengetahui makna, maupun alur ceritanya.

 

Kendala Dalam Menghafal Al-Qur’an

Muslimah dan Alquran. (source : repulika.co.id)
Muslimah dan Alquran. (source : repulika.co.id)

Ketika ada dari teman-teman yang merasa sulit, ataupun lambat dalam menghafal. Mungkin penyebabnya karena sedang mempunyai masalah, atau terpikirkan sesuatu yang mengganjal.

Semisal ketika saya dulu menghafal, saya sedang kepikiran orang tua di rumah – berhubung ketika itu saya baru pertama kali masuk pesantren. 🙂

Bisa jadi, teman-teman juga sedang terpikirkan masalah, ataupun ada sesuatu yang belum selesai. Baik itu yang cukup besar, ataupun masalah-masalah yang kecil .

Sekedar saran, lebih baik selesaikan dulu masalahnya. Baru kemudian memulai menghafal lagi. Atau teman-teman bisa berhenti dahulu sejenak untuk refreshing, biasa nya setelah saya refreshing sejenak, saya merasa menghafal jadi jauh lebih cepat dari biasanya.

Kalau dalam ilmiah, mereka biasa menyebutnya dengan “jeda”.

 

Waktu yang Tepat Untuk Menghafal dan Murojaah

Waktu yang tepat membaca Alquran

Untuk waktu terbaik menurut pendapat pribadi. Waktu yang paling optimal ialah sebelum berkumandangnya adzan subuh. Selain karena ketika itu ialah waktu yang terbaik untuk otak kita, jasmani dan batin kita pun masih dalam keadaan fresh, serta belum memikirkan hal-hal yang lainnya.

Kalau ditafsir dari bahasa Al Quran. Waktu inilah ketika Allah turun ke langit dunia untuk mendengarkan hamba-hambanya yang beribadah, dan berdzikir kepadanya.

Bicara soal murojaah, tentu murojaah juga membutuhkan waktu yang tepat pula. Saran pribadi ketika menghafal di pondok Wadi Mubarak. Jadwal kegiatan Al Quran kami diprogram sedemikina rupa oleh para ustaz yang sudah mahir dalam melantunkan ayat-ayat-Nya.

Diantaranya waktunya:

  • Di pagi hari: kisaran jam 9-11
  • Setelah shalat Dzuhur
  • Setelah shalat Ashar
  • Setelah shalat Maghrib sampai menjelang waktu Isya’
  • Dan Setelah shalat Isya’ sampai jam 8 PM

Pendapat pribadi ketika baru mulai menghafal. Limit saya adalah 2 juz. setelah murajaah atau membaca Al Quran 2 juz, saya sudah mulai bosan dan tidak fokus. Nah disinilah waktu yang tepat untuk refresh. Tapi seiring dengan jam terbang yang cukup, Insya Allah limit tersebut akan meningkat dengan sendirinya, dan murajaah akan terasa lebih nikmat, dengan atau tanpa Al Quran.

Saya pernah punya matrix pribadi untuk kiat terbaik agar hafalan tidak cepat hilang dan tahan lama.

Caranya adalah dengan mengulang 1/4 hafalan dari keseluruhan hafalan yang dimiliki, per hari.

Misal teman-teman punya hafalan 5 juz. Maka murajaah perharinya wajib 1 juz 5 Halaman. Jadi setiap 4 hari, hafalan teman-teman akan membuat siklus murajaah yang baik. Atau bahasa lainnya disebut dengan “looping brushed up”.

Hal ini juga berlaku kelipatan, 5,10,15, dan 20. Ketika sudah masuk ke tahap 20+ juz. Supaya tidak terlalu banyak, biasanya kami murajaah minimal 5 juz perharinya. Jadi setiap 6 hari sekali, Insya Allah khatam.

Untuk yang sudah terbiasa. Mengulang 1 juz itu hanya membutuhkan sekitar 20-25 menit, dengan standar bacaan yang cepat namun masih dalam bagian bacaan tartil. Jadi, kalau masih ada yang merasa sulit, cobalah untuk mengulangnya setiap setelah shalat, minimal 1 juz. Karena jarak antara Maghrib dan Isya cukup dekat, saran terbaiknya dipindahkan sebagian ke waktu di pagi hari.

kalaupun masih ada yang merasa sangat sulit dalam menghafal, jangan menyerah. Insya Allah di ayat yang paling sulit itulah, Ia akan memberikan hafalan terkuat dari keseluruhan hafalan lainnya.

Ya, mungkin apa yang Newbie sampaikan kali ini bisa membantu teman-teman mempermudah dan melancarkan hafalannya. Dan semoga kita dijadikan oleh Allah menjadi hambanya yang selalu menjaga ayat-ayat suci-Nya.

Supaya kelak kita dikumpulkan dengan para Huffadzul Qur’an, Amin ya Rabbal Alamin.

10 COMMENTS

LEAVE A REPLY