Gunung papandayan

Mungkin beberapa kamu ada yang heran dan bertanya-tanya, saat kamu mendengar pernyataan antara kesiapan menjadi seorang pasangan sejati, dan keharusan untuk mendaki puncak tertinggi?

Hal ini bukan bercanda lho. Yaa meskipun kedengarannya memang cukup menggelikan. Tapi kaitan antara naik gunung dan kesiapan menjadi pasangan sejati, sebenarnya berhubungan.

Mendaki gunung, memang menjadi salah satu aktifitas yang memaksa seseorang untuk jadi pejuang.

 Mengalahkan segala kelemahan yang ada dalam pribadinya, dan memaksimalkan seluruh kekuatan dan keterampilan yang dimilikinya.

Tak lupa juga mengajarinya, bahwa setiap saat ada nyawa yang harus diperjuangakan, agar bukan hanya doa yang sampai pada akhirnya, tetapi juga raga, dan kemantapan jiwa.

Nah pertanyaannya, gunung mana dulu yang harus selesai ditaklukkan, sebelum bisa dipanggil seorang pasangan sejati?

Berikut ini Newbiee akan memberikan list lengkapnya, gunung mana saja yang wajib didaki, sebelum kamu bisa dipanggil seorang pasangan sejati.

 

#1 – Kalau naik Nglanggeran aja belum bisa, gimana kalau kamu mau membahagiakan pasangan tercinta?

Gunung nglanggeran jogjakarta
wordpress.com

Kalau kamu sedang berkunjung ke kota Yogyakarta, jangan lupa untuk mampir terlebih dahulu ke Gunung Nglanggeran yang lokasinya berada di Kabupaten Gunungkidul. Karena tanpanya, trip to Jogja kamu akan terasa seperti sia-sia.

Gunung yang satu ini merupakan salah satu gunung api purba yang sampai saat ini masih ada.

Nah, untuk bisa mencapai desa Nglanggeran, kamu hanya cukup menempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam saja. Dengan catatan kalau kamu menggunakan kendaraan bermotor, dan berangkat dari Yogyakarta.

Gunung ini akan sangat cocok buat kamu yang masih pemula, dan cuma ingin menikmati camping ceria.

Dengan ketinggian yang hanya 700 mdpl dan medan yang landai, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 1 jam kok untuk bisa sampai di puncak tertingginya.

Yaa walaupn di beberapa titiknya, ada pula medan yang cukup menghabiskan tenaga. Tapi over all, semuanya juga nggak sesulit yang kamu kira, karena sudah tersedia anak-anak tangga dan tali, untuk memudahkan para pemula. 😀

Nah ketika sudah sampai puncaknya, disana ada tempat yang cukup luas untuk camping ground, dan menikmati asyiknya terlelap dibawah langit dengan jutaan bintang-bintang yang mengagumkan.

Keindahan Gunung Api Purba Nglanggeran memang tak bisa dilewatkan. Tapi daripada kamu jadi kepikiran, mendingan nonton video brother Aleron Jogja dengan pemandangan Gunung Nglanggeran dari atas awan.

 

#2 – Gunung Papandayan yang seringkali menjadi lokasi favorit untuk pre wedding, wajib pernah kamu daki. Karena disini staminamu yang sesungguhnya bakal diuji

Gunung papandayan
500px.com

Gunung yang letaknya berada di Garut -Jawa Barat ini, memiliki pesonanya tersendiri.

Dalam perjalanan menuju puncak teratas, kamu akan disuguhkan dengan berbagai ragam pemandangan mengagumkan yang tak bisa kamu temukan di tempat-tempat lainnya.

Beberapa diantaranya terdapat kawah-kawah belerang. Misalnya seperti Kawah Baru, Kawah Mas, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk.

Yang tak kalah mempesona, disana juga ada padang bunga Edelweis yang bernama Tegal Alun. Lokasinya bertepatan sebelum kamu mencapai puncak, dan menemukan kawah impian Papandayan.

Belum lagi dengan suasana dead forest yang mistis, namun tetap kece abis.

Walaupun gunung yang satu ini bisa dianggap cocok buat para pemula, tapi tetap gak bisa diremehkan begitu aja, karena letaknya berada di ketinggian 2.665 meter diatas permukaan.

Membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk bisa mencapai puncak tertingginya. Itu pun sudah melalui jalur yang paling ringan.

Yang paling penting, tetap persiapkan stamina dan perbekalan, serta jangan lupa untuk selalu berdoa kawan.

Daripada membayangkan keindahan yang ada di Papandayan, mendingan simak sejenak petualangan kawan-kawan Delaya MDS ketika naik ke Puncak Papandayan.

#3 – Gunung Prau yang ringan, seharusnya sudah kamu taklukan dengan tuntas. Bukan hanya perlu persiapan, tetapi juga membutuhkan orang yang bisa berjuang dengan tegas

Gunung prau
500px.com

Gunung Prau adalah salah satu gunung yang memiliki puncak terluas di Indonesia.

Sehingga tak heran, kalau tempat ini memang menjadi tempat favorit para pecinta alam untuk berkemping ceria, sambil menanti indahnya golden sunrise yang menawan di Tanah Para Dewa.

Dari puncaknya, kamu bisa menikmati keindahan yang mengagumkan puncak Sindoro-Sumbing, Merapi, dan Merbabu dari kejauhan.

Nah untuk jalur pendakiannya, trekking tersingkat yang bisa kamu lalui untuk sampai kepuncaknya adalah, lewat base camp Desa Patak Banteng – Dieng.

Untuk sampai ke tempat yang dinantikan, kamu membutuhkan tenaga yang ekstra untuk bisa melewati medan yang curam selama kurang lebih 3 jam.

Setelah melewati semua tantangan dan rintangan, baru kemudian kamu bisa menginjakkan kaki di puncak tertingginya, yakni dengan ketinggian 2.565 mdpl.

Keindahan yang ditawarkan oleh Prau, memang tak akan pernah luput oleh waktu. Daripada penasaran mulu tentang kecantikan Gunung Prau, mendingan nonton dulu video dari agan Radian dan kawan-kawan ketika menaklukan Puncak Prau yang mengagumkan.

 

#4 – Tak apa lah kalau belum bisa naik Semeru. Tapi Gunung Penanggungan ini seharusnya sudah bisa memancing nyalimu

Gunung penanggungan
setapakkecil.com

Gunung Penanggungan memang tak setinggi smeru, tapi sudah cukup kok untuk bisa memuaskan hasrat petualanganmu.

Yup, gunung yang letaknya berada di Mojokerto ini, memang sering disebut sebagai miniatur dari Semeru, tidak lain karena puncaknya yang tandus, dan mirip sekali dengan Gunung Semeru.

Perjalanan menuju puncak tertinggi dari Gunung Penanggungan ini memang terbilang cukup singkat, hanya sekitar 4 jam melalui jalur Tamiajeng – Trawas, kamu sudah bisa sampai pada bagian paling favorit dari tempat ini.

Selain itu, jalur Trawas memang menjadi jalur kegemaran para pendaki yang ingin menaklukan gunung ini.

Tapi, kalau kamu memilih untuk mendaki melewati jalur Jolotundo. Maka kamu akan menemukan peninggalan-peninggalan sejarah yang berupa candi-candi, di sepanjang jalan yang mengiringi para pendaki, sampai puncak tertinggi.

Nah, sebelum kamu langsung mencoba untuk menaklukan puncak Semeru, akan lebih seru kalau kamu bisa menikmati gunung yang satu ini terlebih dahulu.

Meskipun ketinggian puncaknya hanya 1.653 mdpl, tapi tingkat kesulitan trek yang akan kamu temui untuk mencapai puncaknya, bukan seperti gunung lainnya dengan jalur yang landai.

Dengan trek-nya yang memiliki tingkat kemiringan mencapai 65 derajat, tentunya akan membuat petualangan kamu menjadi sebuah tantangan yang tak terlupakan.

Berikut sedikit cuplikan keseruan Pradikta Kusuma dari Setapak Kecil ketika mendaki Gunung Penanggungan.

 

#5 – Terletak di Purwakarta, konon Gunung Parang merupakan Gunung Panjat Tebing tertinggi kedua di Asia. Tertarik untuk mencobanya?

Gunung parang
dreamers.id

Di Gunung Parang, bukan hanya wisatawan lokal saja yang akan kamu temui, tetapi juga wisatawan dari seluruh dunia.

Maka tak usah heran lagi kalau kamu akan banyak menemukan para turis asing yang membawa peralatan panjat tebing.

Yup wajar saja, karena Gunung Parang memang merupakan salah satu destinasi favorit, dan wajib di taklukkan oleh para penggila rock climber.

Kalau kamu memang salah satu penggila rock climbing, maka tak ada salahnya kalau kamu mencoba tantangan yang satu ini.

Mulai dari wisatawan lokal sampai yang internasional, tujuan mereka pergi ke lokasi wisata yang satu ini cuma satu tujuannya.

Yup, apalagi kalau bukan untuk memecahkan tantangan batu andesit setinggi 900 meter yang bisa didaki? Memang hal inilah yang menjadi daya tarik utama gunung Parang.

Untuk aksesnya, selain bisa mendaki lewat jalur yang biasa, Tower 3 dengan batu andesitnya juga sudah siap untuk ditaklukkan buatmu para penggila tantangan.

Nih, sedikit gambaran tentang pendakian mati-matian kawan-kawan Super Adventure di Mt.Parang. Tertarik untuk menaklukkannya?

 

Iya juga sih ketinggiannya ‘cuma’ 963 Meter diatas permukaan. Tapi Gunung ini punya tantangan yang di luar batas akal pikiran, dengan segala keseruan, dan petualangan yang nggak bakal terlupakan.

Gunung parang purwakarta
jalankece.com

Seperti sudah merasa bisa, mayoritas para pecinta alam ini mulanya memang sempat meremehkan tantangan yang ada pada gunung yang satu ini.

Kebanyakan dari mereka meremehkannya begitu saja, karena mendengar ketinggiannya ‘hanya’ 963 Mdpl saja, dan cukup terdengar ramah untuk para pemula. Yaa padahal mah nggak juga.

Nah kembali pada realita. Faktanya, tantangan yang tersedia pada gunung parang ini, bisa dibilang memang diluar batas akal, dan pikiran manusia.

Mungkin di awal-awal pendakian Gunung Parang, mulanya memang masih terasa ramah, karena jalur pendakian awal masih di dominasi oleh kebun warga, maupun pemukimannya.

Tantangannya baru mulai terasa, ketika kamu mulai menemukan trek vertikal dengan batu-batuan licin di sana, yang ikut membuat suasana keseruan semakin menggila.

Walaupun trek vertikalnya hanya berdurasi 30 menit, tapi sensasi rock climbing-nya ini, bikin nafas sampai hampir terhenti.

Selain itu, perjuangan menuju puncak Gunung Parang, juga nggak semudah yang dibayangkan.

Dengan jalur pendakiannya yang cukup terjal dan berbatu, belum lagi dihiasi dengan pemandangan jurang di bagain kanan dan kiri.

Nah kalau sudah seperti ini, semuanya mesti ekstra sabar dan hati-hati.

 

Setelah sampai puncak, terus selesai aja gitu? Oh tunggu dulu. Ada bukit andesit yang masih menunggu

Bukit andesit gunung parang

Sesudah sampai ke puncak dan ber-selfie ria, trus dikira tantangannya cuma segitu aja.

Jangan salah, gunung parang masih menyimpan tantangan utamanya, yakni tantangan bukit andesit yang masih menunggu untuk dibuat angkat tangan.

Tebing andesit Gunung Parang ini, adalah ujian penentuan yang masih harus kamu taklukkan. Di sini, usaha dan kerja keras kamu, harus dikeluarkan mati-matian.

Bebatuan andesit setinggi 900 meter dengan lubang alami sebagai tumpuan jari, dan sedikit batu yang menjorok keluar sebagai tumpuan kaki, sudah menanti.

Di sini adrenalin dan keterampilan kamu benar-benar akan tertantang dan diuji, sampai mana kamu akan bisa melewatinya nanti.

Coba bayangkan, kamu benar-benar harus bertumpu pada kekuatan badan, dan menemukan pegangan, kemudian bertahan.

Kalau gagal menemukan batu yang bisa dipegang, siap-siap aja jatuh, terpelanting, dan terpeleset di atas tebing ujian tersebut.

Aman kok, tenang aja. Kan kamu didampingi juga oleh instruktur professional yang sudah berpengalaman dengan segala karakteristiknya andesit. Yah paling biru-biru dikit nggak papa lah ya, kan yang penting dapet keseruannya. 😀

 

Pengalaman mendaki Tebing Paras Tower 3 di Gunung Parang – Purwakarta dengan segala kebesarannya, membuat mata hati kita terbuka. Kalau ternyata, kita ini kecil sekali sebagai manusia, yang tak ada apa-apanya apabila dibandingkan dengan Sang Maha Pencipta

Jalur tebing curam Gunung Parang

Mengobrol soal rock climbing di Gunung Parang memang tidak akan ada habisnya. Belum lagi dengan segala keindahan yang ditawarkan, wah tempat pendakian yang satu ini mah sudah menjadi Iegend-nya.

Begitu pula dengan apa yang lingkungan dan pengalaman ajarkan, sampai bisa menundukkan kesombongan kita sebagai manusia yang tak berarti apa-apa dihadapan yang Maha Kuasa

Masih penasaran bagaimana serunya mendaki mati-maian demi mengalahkan terjalnya Gunung Parang?

Yuk, simak dulu video kawan-kawan Super Adveture Mountain Highline yang tak kalah mengagumkan berikut.

Buat kamu yang katanya suka traveling yang menantang, berarti kamu wajib coba spot rock climbing yang nge-hits ini. Jadi, kapan mau ke sini?

LEAVE A REPLY