Menurut penanggalan salam islam yaitu Hijriyah, banyak sekali keutamaan ibadah dan amalan-amalan yang terdapat di dalamnya. Salah satunya adalah keutamaan puasa pada bulan Rajab tersebut.

Pada umumnya, banyak diantara kalangan masyarakat dan hampir seluruh mayoritas umat muslim diseluruh dunia, yang termasuk pula Indonesia, seringkali memanfaatkan momen bulan Rajab untuk melakukan ibadah puasa.

Kira-kira lama puasa Rajab berapa hari sih? Terus, niat puasa-nya apa? dan ganjaran pahala puasanya apa saja? Untuk mengetahuinya, langsuk simak ulasan berikut ini yuk..

Hukum dasar berpuasa pada bulan Rajab adalah sunnah.

Untuk siapa saja yang ingin atau berniat menjalankan puasa rajab, tentunya akan memperoleh pahala yang besar dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,

Semua amalan bani adam akan dilipat gandakan, satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat hingga 700 kali lipatnya.


Allah ta’ala berfirman, ‘Kecuali puasa sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makannya karena aku, maka Aku yang akan membalasnya.’

Dan bagi orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya. Benar-benar mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada harumnya misk.” [HR.Muslim]

Sementara, untuk orang-orang yang tak melakukan puasa pada bulan Rajab, hukumnya ialah tidak memperoleh apa-apa, baik itu pahala, maupun siksaan.

Sekalipun hukumnya sunnah, akan tetapi puasa pada bulan Rajab tersebut, ialah puasa yang amat sangat dinantikan oleh kebanyakan umat muslim hampir di seluruh penjuru dunia.

Keutamaan bulan rajab
langitshabrina.wordpress.com

Tidak hanya itu, Allah subhanahu wa ta’ala juga telah menyiapkan pahala yang amat sangat besar bagi siapa saja yang melaksanakannya.

Sesuai dengan yang disebutkan di dalam satu hadits,

“Barangsiapa yang berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka Ia laksana berpuasa satu tahun lamanya, jika puasa 7 hari maka akan ditutuplah untuk dia 7 pintu neraka jahanam.

Jika puasa selama 8 hari maka akan dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan jika puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan segala permintaannya.” [HR. AT-Thabrani, dari Sa’id bin Rasyid]


Disebutkan pula di dalam hadist lainnya yang telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Beliau mengatakan,

“Barang siapa yang berpuasa pada tanggal 27 Rajab, maka Allah  subhanahu wa ta’ala akan mencatatnya sebagaimana orang yang berpuasa selama 60 bulan.” [HR. Abu Hurairah]

Dibukakan pintu surga
instagram.com

Meskipun hukumnya sunnah, akan tetapi melakukan puasa pada bulan tersebut akan banyak sekali pahala yang didapatkan.

Nah untuk itu, akan sangat sayang sekali jikalau kita melewatkan kesempatan yang baik ini begitu saja.

Berikut ini beberapa tata cara yang dapat dilakukan ketika hendak melakukan puasa Rajab, Check it Out.

 

Tata Cara Puasa di Bulan Rajab

tata cara puasa
entrepreneur.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya tentang keutamaannya, berikut ini ulasan untuk bagaimana tata caranya supaya lebih dapat dipahami.

  • Kapan Waktu yang Tepat Untuk Melaksanakan Puasa Rajab?

Ibadah puasa pada bulan Rajab itu sendiri tak ditentukan soal tanggalnya, poin yang paling penting adalah sudah masuk pada bulan Rajab tersebut.

Kalau sekiranya ingin memperoleh pahala yang lebih, kamu dapat mulai melaksanakan puasa sekitar tanggal 1 Rajab, tentu semua dari kita menginginkannya bukan?

Tidak sedikit pula yang mengatakan, apabila puasa pada tanggal 1 Rajab tersebut, maka Allah subhanahu wa ta’ala akan menghapuskan dosa-dosa kita selama 3 tahun lamanya loh.

So, masih ragu mau puasa Rajab?

  • Niat Berpuasa Ketika Waktu Makan Sahur

Niat puasa Rajab,-

“Nawaitu Shouma Ghodin Fii Syahri Rajabi Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa”

Artinya, aku niat berpuasa untuk esok hari di bulan rajab, sunah karena Allah Ta’ala

  • Menjauhi Segala Hal yang Bisa Membatalkan Puasa

Supaya ibadah puasa yang dilakukan pada bulan Rajab lebih sempurna disisi-Nya, maka kamu harus bisa untuk menahan diri dan menjauhi dari segala hal yang dapat membatalkan puasa kamu.

Mulai dari faktor luar seperti makan dan minum, sampai melawan hawa nafsu yang kapanpun bisa saja datang. Dimulai dari semenjak terbitnya matahari, sampai terbenamnya.

  • Waktu Berbuka Puasa

Maka tatkala waktu Maghrib telah datang, tentu itu adalah pertanda kalau kamu boleh untuk membatalkan puasamu, atau biasa juga dikenal dengan berbuka puasa.

Adapun anjuran ataupun sunnah dalam berbuka adalah mengutamakan untuk menyantap makanan manis terlebih dahulu.

Mungkin itu saja sedikit tentang penjelasan singkat mengenai Hukum dan Tata Cara Puasa Rajab menurut hadist dan sunnah.

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala menerima pahala kita, dan supaya bisa menjadi ladang amal dan tambahan pahala untuk semua umat muslim yang melaksanakannya, Amiin.

LEAVE A REPLY