Siapa yang suka traveling? Kalau teman-teman sedang berkunjung ke jawa timur, Tidak salah kalau kalian berkunjung ke salah satu objek wisata alam yang terletak diantara kabupaten Banyuwangi dan kabupaten bondowoso ini, yaitu kawah Ijen.

Gunung ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl dan terletak berdampingan dengan gunung berapi. Salah satu fenomena atau keunikan alam yang paling terkenal dari gunung ijen adalah, kawah yang terletak diatas puncak gunung tersebut, dan Blue fire-nya yang hanya berada 2 di dunia.

Perjalanan Menuju Kawah Ijen

Trip to Ijen crater (pixabay.com)
Trip to Ijen crater (pixabay.com)

 

Saya bersama teman-teman saya berangkat menuju kawah ijen dari kampung inggris, Pare. Setelah beberapa jam perjalanan, kami beristirahat disalah satu rest area yang tersedia. Kami memulai perjalanan kembali pada pukul 8 p.m supaya bisa sampai di kawah ijen lebih awal, dan kami bisa beristirahat sejenak. Setelah kami sampai dikawah ijen, kami beristirahat sekitar 2-3 jam untuk mempersiapkan pendakian malam menuju puncak gunung tersebut.

 

Pendakian Malam Menuju Puncak

Pendakian malam. (blog.theclymb.com)
Pendakian malam. (blog.theclymb.com)

 

Ketika fajar mulai menyingsing.*ciaah Sekitar jam 2 a.m, kami bersiap untuk melakukan pendakian malam menuju puncak, untuk mendapatkan Blue fire yang hanya bisa terlihat sebelum waktu subuh. karena ketika matahari terbit, warna Blue fire-nya akan terkalahkan oleh cahaya matahari yang terbit, sehingga yang terlihat hanya tersisa asap belerangnya.

Di pos paling bawah sudah terlihat banyak dari turis-turis, maupun orang lokal yang bersiap untuk mendaki bersama dengan rombongan pertama.

Setelah semua siap. Kami mulai mendaki sekitar 3 km dengan lintasan pendakian yang menanjak dengan tingkat kemiringan 25-35 derajat, ditambah dengan struktur tanah yang berpasir sehingga membuat kami semakin tertantang. *Asiik Setelah segenap perjalanan, kami sampai pada pada pos bundar, pos pertama ketika ingin mencapai puncak gunung Ijen.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan, jalur setelah pos bundar relatif agak landai. Kami dan para pendaki lain disuguhi pemandangan deretan pegunungan hijau yang sangat indah dan lautan awan yang sebanding dengan perjalanan yang kami tempuh.

Blue Fire Spot and Ijen Crater

Kawah Ijen
Kawah Ijen

 

Untuk sampai ke kawah ijen dan blue fire-nya yang hanya ada dua di dunia ini, selain di kawah Ijen anda bisa menemuinya di Islandia. setidaknya kami harus menuruni sekitar 250 meter melewati medan berbatu yang terjal.

2016-02-19_16.32.25
Perjalanan bebatuan terjal menuju kawah

 

Setelah satu jam menuruni medan bebatuan yang terjal dan curam. kami  akhirnya kami bisa menikmati pemandangan kawah dan blue fire-nya gunung Ijen.

kami sampai di titik blue fire-nya, kurang lebih pada jam 4 a.m, kami menikmati pemandangan yang sangat indah dan berfoto-foto sampai sekitar jam 5 a.m.

Mengejar Sunrise dan Pemandangan Lautan Awan

Barisan gunung dan lautan awan
Barisan gunung dan lautan awan

 

 

Setelah cukup menikmati pemandangan di kawah, kami pun bergegas naik untuk mengejar sunrise yang sebentar lagi akan terbit.

Tapi, karena kami terlalu menikmati pemandangan yang indah dibawah sana, kami pun terlambat mendapatkan sunrise gunung Ijen. Tapi tak apalah, bagi kami sampai bisa menikmati keindahan Blue fire-nya gunung ijen saja sudah cukup.

Tanpa rasa kekecewaan, Allah menggantikannya dengan moment yang lebih baik. Walaupun kami tidak mendapatkan sunrise, kami disuguhi pemandangan lautan awan yang sangat indah, dengan background dua gunung layaknya gambar impian yang dulu saya sering gambar ketika kecil :D, bukan impian sih ya, yang bener gambar standar anak sd. Yang kurang sih, sawah sama burungnya aja, ya gak?

Setelah selesai menikmati indahnya alam gunung Ijen, kami lagsung turun untuk menikmati segelas kopi panas *tsaah 😀

 

That’s my trip, how about you? see you guys 🙂

LEAVE A REPLY